Data Indikator Makro Ekonomi

  1. 1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2003-2008
    1. a. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tahun 2003

Pada tahun 2003 laju pertumbuhan ekonomi adalah sebesar 4,10%. Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang membaik dan
lebih stabil selama 2003 sebagaimana yang tercermin pada pertumbuhan
ekonomi yang meningkat dari tahun 2002 sebesar 0,44%.

 

  1. b. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tahun 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pusat Statistik memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2004 mencapai 5,13 persen.

“Pertumbuhan terjadi hampir di semua sektor ekonomi, kecuali sektor pertambangan dan penggalian,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Choirul Maksum dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (16/2).

Menurut Choirul, perekonomian Indonesia 2004 yang diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 2.303 triliun.
Sedangkan atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp 1.660,6 triliun, dengan pertumbuhan mencapai 5,13 persen dibanding 2003.

Pertumbuhan tertinggi dihasilkan sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 12,70 persen, sektor bangunan sebesar 8,17 persen, Sedangkan sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan sebesar 7,72 persen.

Menurut Maksum, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia 2004 didorong oleh peningkatan permintaan masyarakat, misalnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebesar 4,94 persen, konsumsi pemerintah 1,95 persen.

Selain itu didorong pembentukan modal tetap bruto sebesar 15,71 persen, ekspor sebesar 8,47 persen, serta pertumbuhan impor sebesar 24,95 persen.

 

  1. c. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tahun 2005

Catatan pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut data dari statistics Indonesia tahun 2005 adalah sebesar 5,60 %. Pertumbuhan ini terjadi hampir di semua sektor ekonomi di mana pertumbuhan tertinggi dihasilkan oleh sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 12,97 persen, diikuti oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 8,59 persen, dan sektor bangunan 7,34 persen.

Selain itu Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut didorong oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebesar 3,95 persen, konsumsi pemerintah sebesar 8,06 persen, pembentukan modal tetap bruto sebesar 9,93 persen, kemudian ekspor sebesar 8,60 persen; selain itu dipengaruhi juga oleh pertumbuhan impor sebesar 12,35 persen.

  1. d. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tahun 2006

-          Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan I Tahun 2006 Tumbuh 2,03 %.

-          Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan I I Tahun 2006 Tumbuh 2,20 %.

  1. e. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tahun 2007

Pada tahun 2007 pertumbuhan perekonomian Indonesia sebesar Rp1.963,1 triliun menurut Badan Pusat Statistik (BPS) atau sekitar 6,3 %.

  1. f. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tahun 2008

Perekonomian Indonesia pada tahun 2008 mengalami pertumbuhan sebesar 6,1 persen dibanding tahun 2007. Nilai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia atas dasar harga konstan pada tahun 2008 mencapai Rp2.082,1 triliun.

  1. 2. Tingkat Inflasi Indonesia 2003-2008

 

Catatan Inflasi Indonesia tahun 2003 – 2008

tahun 2003: 5,06%

Tahun 2004: 6,4%

Tahun 2005: 17,1%

Tahun 2006: 6,6%

Tahun 2007: 6,7%

Tahun 2008: 11,06%.

  1. 3. Tingkat Pengangguran di Indonesia 2002-2008
    1. Data BPS pada tahun 2002, menyebutkan jumlah pengangguran terbuka (orang yang sama sekali tidak bekerja) di Indonesia mencapai 9,13 juta orang atau 9,06% dari jumlah angkatan kerja.
    2. Tingkat pengangguran Indonesia meningkat dari 9,1 persen di tahun 2002 menjadi 9,5 persen di tahun 2003. Itu terjadi pada saat pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 4,10 % di tahun 2003. Itu menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 4,10% tidak cukup menekan tingkat pengangguran.
    3. Untuk tahun 2004, jumlah angkatan kerja akan mencapai 102,88 juta orang, termasuk angkatan kerja baru sekitar 2,10 juta orang. Dan guna menampung angkatan kerja baru itu, maka pertumbuhan ekonomi harus mencapai 5,25%. Mengenai penciptaan lapangan kerja, saat ini kondisinya tidak mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja baru yang setiap tahun terus bertambah seiring dengan minimnya investasi di dalam negeri. Akibatnya, angka pengangguran terbuka tahun 2004 diperkirakan menjadi 10,83 juta orang (10,32% dari angkatan kerja) atau naik dari tahun sebelumnya 10,13 juta orang (9,85% dari angkatan kerja).
    4. Indonesia mengalami ledakan pengangguran dan kemiskinan pada akhir 2005 dan akan terus berlangsung hingga awal 2006. Direktur Center for Labor dan Development Studies (CLDS) Dr. Bomer mengatakan pemerintah harus serius menangani pengembangan usaha mikro, pertanian, nelayan dan pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya untuk mencegah dampak sosial dari ledakan pengangguran.

Bomer yang sedang mempersiapkan evaluasi akhir tahun 2005 dan proyeksi 2006 mengatakan angka pengangguran Indonesia saat ini mencapai 40,1 juta. Artinya, terdapat 40,1 juta angkatan kerja yang sama sekali tidak bekerja, setengah menganggur dan penangguran terselubung.

  1. Jumlah pengangguran di Indonesia turun hingga 1,12 juta
    orang atau sekitar 10,6% dalam kurun waktu setahun. Jumlah pengangguran di
    Indonesia selama Februari 2008 tercatat turun menjadi 9,43 juta orang,
    dibandingkan angka pengangguran pada Februari 2007 yang sebanyak 10,55 juta
    orang.Sementara jika dibandingkan jumlah pengangguran per Agustus 2008,
    angkanya turun 5,83% atau 584 ribu. Angka pengangguran pada Agustus 2007
    tercatat sebesar 10,01 juta orang.Demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Arizal Ahnaf dalam konferensi pers Kamis. Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari 2008 mencapai 8,46
    persen, atau turun dibandingkan Agustus 2007 yang besarnya 9,11 persen, demikian juga terhadap keadaan Februari 2007 yang besarnya 9,75 persen.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: