FACILITY LOCATION

Januari 20, 2010 at 4:28 am (Uncategorized) ()


  1. I. PENTINGNYA LOKASI YANG STRATEGIS

Perusahaan-perusahaan di Dunia menggunakan konsep dan teknik yang dibahas disini untuk menjawab masalah lokasi,mengingat lokasi sangat mempengaruhi biaya,baik biaya tetap maupun biaya variabel.Lokasi mempunyai pengaruh besar pada laba keseluruhan perusahaan.Misalnya,biaya transportasi sendiri memakan biaya sampai denga 25% dari harga jual produk (tergantung juga dengan produknya dan jenis produksi barang atau pelayanan jasa yang diberikan). Angka 25% ini berarti seperempat pendapatan total perusahaan dibutuhkan untuk menutup biaya pengangkutan bahan-bahan baku yang masuk dan barang jadi yang ke luar.Biaya lain yang bisa dipengaruhi oleh letak lokasi diantaranya adalah pajak,upah,biaya bahan baku,dan sewa.

Bila lokasi pabrikbaru berada di wilayah dengan biaya energy yang besar,maka manajemen yang baik dengan strategi penekanan biaya energy yang besar,maka manajemen yang baik dengan strategi penekanan biaya energy yang luar biasapun akan pasti beroperasi dengan merugi.Demikian pula dengan SDM,bila biaya tenaga kerja di lokasi mahal,kurang terlatih,atau etos kerjanya buruk,maka perusahaan tidak akan memperoleh keuntungan.Dengan demikian,kerja keras yang dilakukan manajemen untuk mencari lokais fasilitas yang optimal merupakan invesatasi yang baik.

Keputusan strategis sering tergantung jenis bisnisnya.Untuk keputusan lokasi industri,strategi yang ditempuh biasanya adalah meminimisasi biaya,sedangkan pada bisnis eceran dan pelayanan jasa professional,strategi yang digunakan terfokus pada maksimisasi pendapatan.Secara umum,tujuan startegis lokasi adalah memaksilkan keuntungan dari lokasi tersebut.

Keputusan lokasi relatif jarang dilakukan perusahaan,biasanya karena permintaan  telah melebihi kapasitas pabrik atau karena perubahan produktivitas tenaga kerja,kurs,valuta asing,biaya dan sikap masyarakat sekitar.Perusahaan mungkin juga merelokasi fasilitas manufaktur atau fasilitas jasa mereka karena adanya pergeseran permintaan konsumen.

Pilihan-pilihan lokasi mencakup :

  1. Tidak pindah,tetapi memperluas fasilitas yang ada
  2. Mempertahankan lokasi yang sekarang,tetapi menambahkan fasilitas lain di lokasi yang berbeda
  3. Menutup fasilitas yang sekarang dan pindah ke lokasi lain.

  1. II. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN LOKASI

Memilih lokasi fasilitas menjadi semakin rumit dengan adanya globalisasi tempat kerja.Globalisasi terjadi karena perkembangan

  • Ekonomi pasar
    • Komunikasi Internasional yang baik
    • Perjalanan (udara,laut,darat) dan pengangkutan barang yang lebih cepat serta lebih dapat diandalkan
    • Semakin mudahnya arus kas antar-negara
    • Perbedaan biaya tenaga kerja yang tinggi

Beberapa pertimbangan dan factor yang mempengaruhi keputusan lokasi

  • Keputusan Negara
    • Peraturan,sikap,stabiltas,dan rangsangan pemerintah
    • Isu-isu budaya dan ekonomi
    • Lokasi Pasar
    • Ketersediaan tenaga kerja,sikap,produktifitas,dan biaya
    • Ketersediaan pasokan,komunikasi, dan energy
    • Tingkat kurs valuta asing
    • Keputusan Negara / Masyarakat
      • Keinginan Perusahaan
      • Segi-segi yang menarik dari wilayah itu
      • Ketersediaan tenaga kerja,biaya,sikap terhadap serikat pekerja
      • Biaya dan ketersediaan utilities (keperluan = listrik,air,dan seterusnya)
      • Peraturan lingkungan hidup daerah dan nasional
      • Rangsangan dari pemerintah
      • Jarak relatif antara bahan baku dengan konsumen
      • Biaya tanah / pembangunan fasilitas
      • Keputusan Lokal
        • Ukuran dan biaya lokasi
        • Sistem transportasi udara,kereta,laut dan jalan bebas hambatan.tol
        • Pembatasan penetapan zona
        • Dekat tidaknya jasa/pasokan yang dibutuhkan
        • Isu-isu dampak lingkungan

Selain globalisasi masih ada,sejumlah faktor lain mempengaruhi keputusan lokasi,yaitu :

  1. Produktivitas Tenaga Kerja

Berkaitan dengan keputusan lokasi,pertimbangan manajemen mungkin dirangsang oleh rendahnya tingkat upah tenaga kerja di wilayah itu.Meskipun demikian,tidak hanya tingkat upah yang perlu dipertimbangkan.Produktivitas pun menjadi bahan pertimbangan.

= biaya per unit

CONTOH  :

Bila Quality Coils mengeluarkan biaya $ 70 per hari dengan produksi per hari 60 unit,di Connecticut,maka biaya tenaga kerja yang dibayarkan itu lebih sedikit dibandingkan yang dikeluarkan pabrik mereka di Meksiko,dimana biaya tenaga kerjanya adalah $ 25 per hari dengan produktifitas sebesar 20 unit per hari.

Kasus  1 : Pabrik di Connecticut

= $1,17 per unit

Kasus 2 : Pabrik di Juarez,Meksiko

= $1,25 per unit

  1. Kurs Valuta Asing

Walaupun tingkat suku bunga dan produktivitas mungkin membuat berbagai negara terlihat ekonomis,tingkat kurva valuta asing yang tidak diinginkan dapat menghapuskan penghematan yang telah terjadi.Meskipun demikian,kadangkala perusahaan dapat mengambil keuntungan dari tingkat kurs tertentu yang dianggap baik dengan merelokasi atau mengekspor ke negara asing.Akibat dari nilai mata uang yang terus berfluktuasi membuat segala sesuatu yang membuat suatu lokasi menjadi baik.

  1. Biaya

Biaya dapat dibagi menjadi 2 kategori :

  • Biaya terlihat

Adalah biaya-biaya yang langsung dapat diidentifikasi dan secara tepat ditentukan jumlahnya.Biaya ini mencakup biaya tenaga kerja,biaya utiliti,bahan baku,pajak,penyusutan,dan biaya-biaya lain yang dapat diidentifikasi oleh manajemen dan bagian akuntansi.

  • Biaya tidak terlihat

Adalah biaya-biaya yang tidak mudah ditentukan angkanya.Biaya-biaya ini mencakup kualitas pendidikan,fasilitas angkutan umum,sikap masyarakat terhadap indutri dan terhadap perusahaan itu sendiri,mutu dan sikap karyawan yang akan dipekerjakan.

  1. Sikap

Sikap dari pemerintah pusat,daerah dan local terhadap kepemilikan oleh swasta,penetapan zona,dan populasi serta stabilitas karyawan mungkin akan terus berubah.Sikap pemerintah pada saat keputusan lokasi dibuat mungkin tidak bertahan lama.Sikap-sikap demikian dapat dipengaruhi oleh kepemimpinan.

III. METODE EVALUASI ALTERNATIF LOKASI

Ada 4 metode yang digunakan dalam menyelesaikan masalah –masalah lokasi :

  1. Metode Pemeringkatan Faktor

Metode ini sangat sering digunakan karena mencakup variansi faktor yang sangat luas ,mulai dari pendidikan,reaksi sampai keahlian tenaga kerja.

Metode ini mempunyai 6 tahap,yaitu :

  • Mengembangkan daftar faktor-faktor terkait
  • Menetapkan bobot pada setiap faktor untuk mencerminkan seberapa jauh faktor itu penting bagi pencapaian tujuan perusahaan.
  • Mengembangkan suatu skala untuk setiap faktor
  • Meminta manajer menentukan skor setiap lokasi untuk setiap faktor,dengan menggunakan skala yang telah dikembangkan pada tahap 3
  • Mengalikan skor itu dengan bobot dari setiap faktor,dan menentukan jumlah total untuk setiap lokasi
  • Membuat rekomendasi yang didasarkan pada skor laba maksimal,dengan juga mempertimbangkan hasil dari pendekatan kuantitatif.
  1. Analisis Titik-Impas Lokasi

Analisis Titik-Impas merupakan penggunaan analisis biaya-volume produksi untuk mengidentifikasi biaya variabel dan biaya tetap serta membuat grafik kedua biaya ini untuk setiap lokasi,kita dapat menentukan alternatif mana yang biayanya paling rendah.Analisis Titik-impas lokasi dapat dilakukan secara matematik atau secara grafik.

Tiga tahap dalam analisis titik-impas adalah :

  • Tentukan biaya tetap dan biaya variabel untuk setiap lokasi
  • Plot biaya untuk setiap lokasi,dengan biaya pada garis vertical dan volume  produksi tahunan pada garis hotisontal di grafik itu.
  • Pilih lokasi yang totalnya paling rendah,untuk setiap volume produksi yang diinginkan.

CONTOH :

Sebuah perusahaan manufaktur karburator mobil sedang mempertimbangkan tiga lokasi – Akron,Boiling Green dan Chicago untuk pabrik baru.Studi biaya mengidentifikasikan bahwa biaya tetap per tahun pada lokasi-lokasi berturut-turut adalah $30.000,$60.000,dan $110.000 sesangkan biaya variabelnya berturut-turut adalah $75 per unit,$45 per unit,dan $25 per unit.Harga jual yang diharapkan untuk  produk karburator mobil itu adalah $120.Perusahaan itu ingin  menemukan lokasi yang paling hemat biaya untuk volume produksi 2000 unit per tahun.

Untuk setiap lokasi itu,kita dapat memplot biaya tetapnya (biaya pada jumlah produksi 0 unit),dan biaya total (biaya tetap + biaya variabel) ada volume produksi yang diharapkan

Untuk  Akron =

Biaya Total = $30.000 + $75 (2000) = $180.000

Untuk Bowling Green

Biaya Total = $60.000 + $45 (2000) = $150.000

Untuk Chicago

Biaya Total = $110.000 + $25 (2000) = $160.000

Dengan jumlah produksi yang diharapkan sebesar 2000unit,Bowling Green memberikan lokasi dengan biaya paling rendah.Laba yang diharapkan adalah :

Pendapatan Total – Biaya Total = $120(2000) – $150000 = $90000 per tahun

Grafik tadi juga  menunjukkan bahwa bila volume produksinya kurang dari 1000 unit,maka Akron merupakan pilihan yang tepat,dan bila volume produksinya lebih dari 2500 unit,maka Chicago akan memberikan laba terbesar.Titik perpotongannya adalah 1000 dan 2500.

  1. Metode Pusat- Gravitasi

Metode pusat – gravitasi merupakan teknik matematika dalam menemukan lokasi pusat distribusi yang akan meminimisasi biaya distribusi.Dalam menemukan lokasi yang terbaik untuk menjadi pusat distribusi,metode ini memperhitungkan lokasi pasar,volume barang yang dikirim ke pasar itu dan biaya pengangkutan.

Tahap pertama yang dilakuakn dalam metode pusat-gravitasi ini adalah menempatkan lokasi pada system koordinat tersebut dan skala yang digunakan keduanya bersifat arbiter,selama jarak relative (antar-lokasi) tepat ditentukan pada koordinat itu.Hal ini mudah dilakukan dengan menempatkan suatu proses di peta biasa.Pusat gravitasi ditentukan dengan persamaan berikut,

Dimana

Cx =  koordinat x dari pusat gravitasi

Cy = koordinat y dari pusat gravitasi

dix = koordinat x dari lokasi i

diy = koordinat y dari lokasi i

Wi = volume barang yang dipindahkan atau dari lokasi I

  1. Model Transportasi

Tujuan dari model transportasi adalah untuk menentukan pola pengangkutan yang terbaik dari beberapa titik penawaran (pasokan/sumber) ke beberapa titik permintaan (tujuan) agar dapat meminimalkan produksi total dan biaya transportasi.Setiap perusahaan dengan jaringan titik penawaran-permintaan menghadapi masalah seperti ini.Satu ilustrasi tentang hal ini adalah jaringan pasokan/penawaran Volswagen yang kompleks.

Walaupun teknik pemograman linear dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah sejenis ini,telah dikembangkan algoritma yang lebih efisien,special-purpose,untuk mengembangkan aplikasi transportasi.

  1. IV. STRATEGI  LOKASI  PELAYANAN JASA

Sementara fokus analisis lokasi sector industri adalah meminimalkan biaya,fokus analisis lokasi sektor jasa adalah memaksimalkan pendapatan.Biaya manufaktur cendrung bervariasi secara substansial antara lokasi satu dengan yang lainnya,namun tidak demikian di perusahaan-perusahaan jasa,suatu lokasi yang spesifik sering menimbulkan dampak yang lebih besar pada pendapatan,daripada biaya.Oleh karena itu,perusahaan jasa,lokasi yang spesifik sering kali mempengaruhi pendapatan daripada mempengaruhi biaya.Hal ini  berarti bahwa fokus lokasi pada perusahaan jasa haruslah pada penentuan volume bisnis dan pendapatan.Ada delapan komponen besar volume dan pendapatan untuk perusahaan jasa,yaitu:

  1. Daya beli pada area lokasi konsumen yang diseleksi
  2. Kecocokan pelayanan jasa dan citra dengan demografi wilayah konsumen
  3. Persaingan di wilayah tersebut
  4. Mutu persaingan
  5. Keunikan lokasi perusahaan dan lokasi pesaing
  6. Mutu fisik fasilitas perusahaan dan mutu fisik fasilitas perusahaan yang berdekatan letaknya
  7. Kebijakan operasi perusahaan
  8. Mutu dari manajemen.

Analisis  realistis atas faktor-faktor diatas dapat memberikan gambaran yang masuk akal mengenai pendapatan yang diharapkan.Teknik yang digunakan pada sektor jasa mencakup analisis korelasi,pertimbangan lalu lintas,analisis demografi,analisis daya beli,metode pemeringkatan-faktor dan metode pusat gravitasi.

STRATEGI LOKASI – ORGANISASI JASA VS  ORGANISASI INDUSTRI

JASA/ECERAN/PROFESIONAL                                                                     LOKASI INDUSTRI

Fokus Pendapatan                                                                  Fokus Biaya

Volume / pendapatan                                                      Biaya yang terlihat

Area lokasi,daya beli                                                                    Biaya transportasi bahan baku

Persaingan periklanan/penentuan harga                             Biaya pengangkutan barang jadi

Biaya energy dan keperluan;tenaga

kerja;bahan baku;pajak dst.

Mutu/Fisik

Parkir/akses;keamanan/pencahayaan;

Penampilan/citra

Biaya tak terlihat dan biaya di masa depan

Sikap terhadap serikat pekerja

Penentuan Biaya                                                                              Mutu Hidup

Kalber manajemennya                                                          Pengeluaran pendidikan oleh

Kebijakan operasi                                                                 Pemerintah.

Mutu pemerintah negara bagian dan

pemerintah lokal.

Teknik                                                                                                           Teknik

Model regresi untuk menentukan kadar penting                                    Metode transportasi

tidaknya suatu faktor                                                                           Metode pemeringkatan faktor

Metode pemeringkatan-faktor                                                       Analisis titik impas lokasi

Lalu lintas                                                                                                  Grafik silang

Analisis demografi dari area lokasi

Analisis daya beli wilayah

Metode pusat gravitasi

Asumsi                                                                                                              Asumsi

Lokasi merupakan penentu  pendapatan                                              Lokasi merupakan penentu biaya

Isu-isu kontak konsumen yang tinggi sangat penting                       Kebanyakan biaya yang terbesar

Biaya relatif konstan untuk area tertentu;oleh                                      dapat secara eksplisit

Karena itu,fungsi pendapatannya pentig.                                            didentifikasikan untuk setiap  lokasi.

Kontak dengan konsumen yang  rendah

memungkinkan    pemfokusan pada

biaya biaya  yang dapat diidentifikasi

Biaya  yang tidak terlihat dapat

dievaluasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: